Berita PUSKESAD

"Selalu Kompak dan Patuh"

Monday, 12 March 2018 13:29:06 WIB
Bagikan:
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono Buka Apel Dansat dan Rabinniscab 2018
Telah dipublikasikan sebelumnya oleh RMOLJabar. Bandung - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono membuka Apel Komandan Satuan (Dansat) serta Rapat Pembinaan Teknis Kecabangan (Rabiniscab) Angkatan Darat tahun 2018 yang digelar di Pusat Pendidikan Kavaleri Kodiklatd Pusat Kesenjataan Kavaleri TNI AD (Pusdikkav Pussenkav Kodiklatad) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (12/3).

Dalam Apel Dansat dan Rabiniscab tahun 2018 ini melibatkan seluruh pusat kecabangan (15 kecabangan) yang terdapat di Angkatan Darat. Apel Dansat dan Rabinniscab merupakan wadah yang tepat bagi seluruh  pembina teknis kecabangan dijajaran TNI AD dalam meningkatkan penguasaan teknis kecabangan dan kesenjataan melalui pembinaan yang terencana dan terarah dalam kerangka sistem pembinaan Angkatan Darat.

Tujuan inti dilaksanakannya Rabiniscab adalah untuk meningkatkan profesionalisme teknis kecabangan prajurit TNI Angkatan Darat dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.

Trend bertempur saat ini dihadapkan pada modernisasi alutsista membutuhkan perubahan taktik bertempur yang adaptif disesuaikan dengan perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks sehingga Rabinniscab TNI AD TA 2018 diharapkan dapat menghasilkan pemikiran yang inovatif dalam pengembangan taktik bertempur TNI AD.

Latihan puncak TNI AD yang melibatkan kerjasama antar kecabangan rutin dilaksanakan dengan menggunakan Alutsista baru, hal tersebut berimplikasi terhadap teknologi modern yang semakin berkembang di dunia militer, sementara itu taktik bertempur yang digunakan masih menggunakan petak yang dibatasi dengan jarak sehingga kurang dapat mengoptimalkan Alutsista yang tersedia.

Dikatakan Kasad, kecanggihan Alutsista dan berbagai perlengkapan yang dimiliki, pada dasarnya hanya penunjang dalam menjamin terlaksananya tugas pokok secara efektif dan efisien.

Hendaknya tidak membuat kita lengah dan melupakan pentingnya kemampuan perorangan prajurit sebagaimana yang sering saya sampaikan, yaitu memiliki disiplin tinggi, jago perang, jago tembak, jago beladiri dan memiliki fisik yang prima. Saat ini TNI  telah memasuki MEF Tahap II Tahun ke-4.

Dalam rangka modernisasi dan bentuk komitmen peningkatan profesionalisme serta peningkatan detterent effect TNI AD, berbagai Alutsista telah kita datangkan. Dampaknya, hasil penilaian Global Fire Power 2017 menempatkan TNI pada peringkat ke-14 dunia, ke-8 Asia, dan pertama di Asia Tenggara.

Kita tidak boleh melupakan core competency TNI AD, yaitu perang gerilya atau perang hutan, yang telah diakui oleh militer lain di dunia. Esensi dari perang gerilya adalah penguasaan wilayah hutan, gunung, rawa, sungai dan pantai, yang merupakan kontur utama tanah air kita. Jika kita menguasainya dengan baik dan disertai kemampuan gerilya yang tangguh, maka seluruh wilayah Indonesia akan menjadi killing ground bagi musuh yang mencoba menguasai negara Indonesia,” ujar Kasad.

Pembinaan dan pembangunan kekuatan TNI AD harus diselaraskan dengan pembinaan daerah pangkal perlawanan serta strategi perang gerilya yang ditopang dengan sistem interoperabilitas dan sinergitas antar kecabangan maupun fungsi-fungsi lainnya. Demikian juga dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta ancaman perang Hibrida yang kompleks dan dinamis tidak boleh dikesampingkan.

Kepada para peserta Apel Dansat Dan Rabiniscab TNI AD 2-18 ini, Kasad berpesad kepada seluruh Panglima Kotama, Komandan Satuan dan seluruh prajurit TNI untuk bersikap netral menghadapai Pemilukada serentak 2018.  

Kesempatan ini dapat menjadi wahana penyamaan persepsi tentang tugas-tugas yang harus dilakukan oleh para Dansat  termasuk Tim Pengawas Netralitas Kotama serta forum sosialisasi dan implementasi tentang MoU TNI-Polri dalam hal penyelenggaraan keamanan dan ketertiban masyarakat, yang telah ditandatangani oleh Panglima TNI dan Kapolri beberapa waktu lalu," tegas Kasad
Foto Lainnya
Puskesad
PUSKESAD
Pusat Kesehatan Angkatan Darat
  Jalan Mayjen Soetoyo Cililitan Jakarta Timur
+62 (21) 809-0107