User login

Counter

  • Site Counter: 133,441
  • Unique Visitor: 5,575
  • Registered Users: 85
  • Unregistered Users: 2
  • Server IP: 192.168.1.3
  • Your IP: 38.107.191.95
  • Since: 2010-06-27 07:44:15
  • Visitors:
  • Today: 193
    This week: 3378
    This month: 2643
    This year: 128533

Anjangsana

ANJANGSANA

KE RUMKIT TK. II MOCH. RIDWAN MEURAKSA

 

          Pada hari Selasa 21 Oktober 2008, Masih dalam rangka HUT ke – 63 Kesad dilaksanakan kegiatan Anjangsana diikuti oleh Ketua Panitia HUT ke – 63 Kesad Kolonel Ckm drg. Erlina Ginting,  Koordinator Bidang Sosial dan Bazar HUT ke – 63 Kesad Kolonel Ckm (K) Dra. Rumsari SK, Ketua Seksi Sosial Panitia HUT ke – 63 Kesad Letkol Ckm Dwi Djoko HR, S.KM, M.Kes, M.M , Ketua beserta Pengurus Persit KCK Cabang XIV Ditkesad PG Mabesad 15 orang. Panitia beserta rombongan persit KCK Cabang XIV Ditkesad PG Mabesad melakukan kunjungan ke Rumkit Tk. II Moch. Ridwan Meuraksa pada kunjungan tersebut disambut oleh Karumkit Tk. II Moch. Ridwan Meuraksa Kolonel Ckm dr. Douglas S Umboh dan Ketua beserta Pengurus Persit KCK ranting 5 Kes. Slogdam Jaya.

 Kunjungan Ketua Persit Beserta rombongan ke Rumkit Tk. II Moch. Ridwam Meuraksa

          Pada kegiatan ini dilaksanakan penyerahan sumbangan lemari pasien sebanyak 32 ( tiga puluh dua ) unit, dari panitia HUT – 63 Kesad yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua Persit KCK cabang XIV Ditkesad PG Mabesad Ny. Anna Djoko Riadi kepada Karumkit Tk. II Moch. Ridwan Meuraksa. Pada kesempatan ini pula Ketua persit beserta rombongan melakukan peninjauan kelokasi dimana sumbangan lemari pasien diletakkan, diantaranya Ruang Dahlia 16 unit (kelas III) dan Ruang Wijaya Kusuma 16 unit (kelas II). Didalam kunjungan tersebut ketua persit beserta rombongan melakukan dialog langsung kepada salah satu pasien yang sedang dirawat dan melakukan ramah tamah kepada Dokter , perawat maupun staf yang sedang bertugas pada hari itu.

 Ketua Persit KCK Cabang XIV Ditkesad PG Mabesad melakukan dialog kepada pasien

          Sesi acara terakhir ketua panitia, ketua persit beserta rombongan kembali ketempat  melakukan  ramah tamah sekaligus melaksanakan makan siang yang telah disediakan dan foto bersama Ketua panitia, Ketua Persit beserta rombongan serta Karumkit Tk. II Moch. Ridwan Meuraksa dan Ketua Beserta pengurus Persit.

Foto bersama Panitia HUT - 63 Kesad, Ketua beserta pengurus KCK Cabang XIV Ditkesad , Karumkit Tk. II MOCH. Ridwan Meuraksa dan Pengurus Persit KCK ranting 5 Kes. Slogdam Jaya

 

 

 

 

Perpisahan Tugas

PERPISAHAN DENGAN DOKTER DAN PERAWAT

RUMAH SAKIT UMUM BENI

Oleh:

Mayor CKM Dr. Purwo Setyanto, Sp. B

Komandan Tim Kesehatan Satgas Garuda XX-E Kongo 2007

     Ada saat bertemu, juga ada saat berpisah. Tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat, sehingga saat ini kami sudah berada dipenghujung penugasan kami di bumi Kongo ini. Menjelang keberangkatan kami kembali ke tanah air tercinta, Tim Kesehatan mengadakan pertemuan dan saling tukar pengalaman dengan Direktur, dokter dan perawat Rumah Sakit Umum Beni di Conference Room, Soeharto Camp pada tanggal 10 Oktober 2008.


Penyampaian materi trauma & Malaria oleh Damtikes :

Bahasa Inggris - Perancis

Corps Kenaikan Pangkat Perwira/PNS Gol III

 Laporan korps kenaikan pangkat Perwira, PNS Gol III Ditkesad    

Periode April 2008

     Pada hari ini Rabu tanggal 8 oktober 2008 dilaksanakan acara laporan korps kenaikan pangkat Perwira dan PNS Gol III dilingkungan Ditkesad.Laporan Korps para Perwira dan PNS  yang telah memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, termasuk diantaranya Perwira yang menjalani Dik Spesialisasi. Untuk para Perwira yang sedang menjalani Dik Spesialisasi walaupun berada di lingkungan masyarakat, ditekankan agar selalu menjaga sikap, nama baik TNI serta mengikuti kesegaran jasmani secara periodik untuk menjaga kebugaran tubuh.Selain itu agar selalu mengikuti perkembangan organisasi TNI pada umumnya dan kesehatan darat pada khususnya.


Amanat Dirkesad pada acara laporan korps kenaikan pangkat

Penanganan dan Evakuasi

STANDAR PBB DALAM PENANGANAN DAN EVAKUASI
KORBAN DI DAERAH MISI PBB KONGO - AFRIKA
 
Oleh: Mayor CKM Dr. Purwo Setyanto, Sp. B
Komandan Tim Kesehatan Satgas Garuda XX-E Kongo 2007
 
    Misi utama Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB adalah menciptakan perdamaian di Negara dimana pasukan PBB diterjunkan.Bertugas di Negara yang sedang bertikai tentunya mengandung resiko atau konsekuensi tersendiri. Terhitung 2.040 personel PBB baik sipil maupun militer menjadi korban sejak digelarnya operasi pemeliharaan PBB tahun 1948 di seluruh dunia.
    Misi PBB di Kongo (MONUC) yang digelar sejak 30 November 1999 telah menelan korban meninggal sebanyak 127 personel baik militer maupun sipil yang terdiri dari 82 personel militer, 9 Pengamat Militer, 2 Polisi Sipil PBB, 11 Staf Internasional PBB dan 23 Staf Lokal PBB.
 evakuasi yang dilakukan melalui darat dan udara
 

Jam Komandan

           

Jam Komandan Oleh Direktur Kesehatan Angkatan Darat

            Di tengah kesibukan beliau,Dirkesad Brigjen TNI dr. Djoko Riadi, SpBS memberikan jam komandan kepada 237 orang personel Ditkesad dan satuan kerja jajaran Ditkesad di Jakarta bertempat di aula Sasana Wira Sakti Ditkesad pada tanggal 12 September 2008. Dirkesad menyampaikan ulang tentang kemampuan yang mesti dikembangkan oleh prajurit kesehatan diantaranya yaitu karakter, kompetensi,komunikasi skill. Prajurit kesehatan mempunyai karakter dengan prioritas utama yaitu MELAYANI, prioritas kedua yaitu MELAYANI, prioritas ketiga dan selanjutnya yaitu MELAYANI. Melayani prajurit TNI-AD agar selalu siap bertugas karena kesehatan jiwa dan raga yang terjaga, dengan kompetensi di bidang disiplin ilmu kesehatan yang dimiliki oleh personel Kesad dan didukung kemampuan komunikasi yang baik.

            Di dalam bekerja ada dua motivasi yang menjadi pilihan yaitu job satisfaction dan salary satisfaction.Seseorang yang menjadi pegawai negeri dengan motivasi salary satisfaction adalah salah arah, dia sebaiknya memilih menjadi pedagang agar bisa cepat kaya.Pegawai negeri adalah abdi negara dengan mengutamakan ketauladanan pada disiplin, etika dan moral.

             Dirkesad berpesan bahwa kunci keberhasilan yaitu bekerja dengan sungguh-sungguh. Tidak tahu silahkan bertanya, tidak bisa silahkan belajar.Syukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa karena orang lain belum tentu memilikinya. Jauhkan diri dan keluarga dari narkoba. Dirkesad berpesan kepada para pemegang otoritas untuk melakukan 4 hal yaitu transparansi, sesuai prosedur, akuntabel, dan hati-hati dalam bertindak.

Anugrah Tanda Kehormatan

Lebanon, 23 Agustus 2008
 
ANUGERAH TANDA KEHORMATAN “UN MEDAL” UNTUK PASUKAN GARUDA XXIII B

 

Oleh:
Kapten Chb Sandy Maulana Prakasa, S.Ikom Perwira Penerangan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII B/UNIFIL
 
 
     (Adshit Al Qusayr, 23/8) Tepuk tangan meriah warga Lebanon menggema di Lapangan Upacara “Soekarno Base”. Raut wajah penuh haru dan bangga terpancar di wajah mereka. Bahkan tidak sedikit di antaranya yang menitikkan air mata manakala mendengar Lagu Kebangsaan Lebanon Qulna Lil Waton dinyanyikan oleh 850 prajurit Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII B yang bertugas dalam misi Perdamaian PBB di Lebanon Selatan.b
Pujian pun bertaburan, “Syukran, Indunissiyah!” (Terima kasih, Indonesia!) atau “Ta’ajjabna ilaik!” (Kami salut pada anda!). Demikian ucapan yang disampaikan warga Lebanon Selatan yang menghadiri Upacara dalam rangka penganugerahan tanda kehormatan UN Medal kepada Kontingen Indonesia di Markas Konga XXIII B UN Posn 7-1 Adshit Al Qusayr (23/8). Upacara ini sendiri dipimpin langsung oleh Force Commander (Panglima) UNIFIL Mayjen Claudio Graziano selaku Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Mayjen Graziano mengungkapkan kebanggaan sekaligus pujiannya terhadap pasukan Indonesia yang telah melaksanakan tugas dengan amat baik selama lebih dari 9 bulan di mana berkat kontribusinya yang signifikan telah mampu menciptakan stabilitas keamanan di Lebanon Selatan melalui upaya-upaya dan inovasi yang belum pernah dilakukan kontingen lainnya seperti kursus komputer, kursus Bahasa Inggris, kursus memasak, pelayanan kesehatan, kerja bakti, latihan bela diri, latihan kesenian Indonesia, smart car (mobil pintar), latihan P3K dan Evakuasi, renovasi pusat kegiatan sosial dan lain sebagainya. Menurut Graziano, apa yang dilakukan oleh prajurit Indonesia benar-benar telah mencerminkan pelaksanaan tugas sesuai mandat Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 1701.

 

Korps Kenaikan Pangkat Ka RSPAD dan Ketua Komite Medik

Korps Kenaikan Pangkat 

Kepada Ka RSPAD dan Ketua Komite Medik  RSPAD

Gatot Soebroto Ditkesad              

            Laporan  kenaikan pangkat  Ka RSPAD Brigjen TNI dr. Supriyantoro, Sp, MARS dan Ketua Komite Medik RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad Brigjen TNI dr. Hari Utomo Muhammad,Sp. JP pada tanggal 14 Agustus 2008 di gedung Sasana Wira Sakti Maditkesad, yang resmi dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi. Harapan agar kenaikan  pangkat yang menyusul adanya promosi jabatan ini, dapat dijadikan pendorong tumbuhnya semangat untuk lebih meningkatkan etos kerja bagi kepentingan kejayaan bangsa dan negara.   

Dirkesad memberikan selamat kepada Ka RSPAD dan Ketua Medik RSPAD Gatot Soebroto

             Dalam kehidupan militer, kenaikan pangkat adalah satu kehormatan yang patut dibanggakan, karena kenaikan pangkat ini hanya diberikan kepada prajurit yang mampu menunjukkan prestasi, dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang tinggi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diembannya sebagai hamba Tuhan Yang Maha Kuasa. Dilandasi pemahaman tersebut,  diharapkan kepada para perwira untuk meneguhkan tekad dan semangat menghadapi tugas dan tanggung jawab yang diemban.   

 Laporan Ka RSPAD dan Ketua Medik RSPAD Gatoto Soebroto 

            Ka RSPAD dalam melaksanakan tugasnya agar senantiasa dapat membawa suasana baru, dengan lebih meningkatkan kinerja untuk memberikan pelayanan perumahsakitan bagi personel Angkatan Darat beserta keluarganya dalam rangka menunjang tugas pokok TNI AD. Adanya keluhan-keluhan serta komplain tentang pelayanan yang diterima prajurit, PNS dan keluarga hendaknya dijadikan motivasi untuk memberikan pelayanan dan pengabdian  yang terbaik.    

Kiprah Prajurit


KIPRAH PRAJURIT KESEHATAN SATGAS GARUDA XX-E


DALAM PERGAULAN INTERNASIONAL DI DAERAH MISI PBB KONGO

Oleh:

Mayor CKM Dr. Purwo Setyanto, Sp. B

 Komandan Tim Kesehatan Satgas Garuda XX-E Kongo 2007

 

            Selama 60 tahun ini telah digelar 63 misi pemelihara perdamaian PBB di seluruh dunia. Pada tahun 2008, ada 20 misi pemelihara perdamaian PBB, 11 misi digelar di Benua Afrika seperti Kongo, Sudan dan Liberia, 5 misi di Asia termasuk di Timor Leste dan Lebanon, 3 misi PBB di Eropa dan 1 misi PBB di Amerika Tengah yaitu Haiti. Saat ini jumlah personil militer dan sipil yang terlibat dalam berbagai misi PBB berjumlah lebih dari 100.000 personil tersebar di seluruh dunia.

 
Bhakti sosial Kontingen Indonesia

Sertijab Ka RSPAD-GS

Kolonel Ckm dr. Supriantoro, Sp.P, MARS gantikan Brigjen TNI dr. Djoko Riadi Sp.BS

          Jabatan Kepala RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad diserahterimakan dari Brigjen TNI dr. Djoko Riadi Sp.BS kepada Kolonel Ckm dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS. Serah terima Jabatan dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 23 Juni 2008 di Auditorium Brigjen (Purn) dr. Partomo Gedung Prof. dr. Satrio RSPAD Gatot Soebroto dipimpin oleh Dirkesad Brigjen TNI dr. Heridadi MSc.

          Sebelum mendapat promosi Jabatan menjadi Ka RSPAD Gatot Soebroto, Pria tinggi besar kelahiran Pring Sewu Lampung, selama perjalanan karirnya pernah bertugas di RSPAD Gatot Soebroto sebaai dokter Ahli Paru, sebagai Wadirlak Pav. Kartika, Dirlak Pav. Darmawan, Dirlak Pav. Kartika. Setelah mengabdikan di RSPAD Gatot Soebroto, dokter lulusan FK Universitas Gajah Mada ini ditugaskan di jajaran Kesdam Jaya menjadi Karumkit Tk.II Muh Ridwan Meuraksa, kemudian diangkat menjadi Kakesdam Jaya. Karir gemilangnya membawa kembali dr. Supriyantoro ke Maditkesad dengan jabatan Kasubditbinyankes Ditkesad, Sesditkesad dan kemudian menjadi Wadirkesad. Sedangkan Brigjen TNI dr. Djoko Riadi yang menjabat Ka RSPAD Gatot Soebroto pada bulan Oktober 2005 menduduki jabatan baru sebagai Direktur Kesehatan Angkatan Darat (Dirkesad) menggantikan Brigjen TNI dr. Heridadi MSc yang mendapat promosi Jabatan sebagai Ka Puskes TNI.

             Serah terima Jabatan diawali dengan penyerahan Memorandum Serah Terima Jabatan Ka RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad dari Brigjen TNI dr. Djoko Riadi Sp.BS kepada Kolonel Ckm dr. Supriyantoro Sp.P, MARS yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 20 Juni 2008 di Ruang Melati Gd. Prof. dr. Satrio. Dengan diserahterimakannya Jabatan Ka RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad diikuti dengan serah terima Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 2 Cabang XIV Ditkesad PG Mabesad dari Ibu Djoko Riadi kepada Ibu Supriyantoro. Sebagai rangkaian penting yang secara tradisi dilakukan setiap pergantian Pimpinan RSPAD Gatot Soebroto adalah penyerahan Patung Kedokteran Militer dari pejabat lama kepada pejabat baru sebagai simbol penyerahan tugas dan tanggung jawab Pimpinan RSPAD Gatot Soebroto yang dilanjutkan dengan acara Toast Wedang Jahe serta acara pisah sambut dengan perwakilan anggota RSPAD Gatot Soebroto.


Upaya Pelayanan Prima

UPAYA MENUJU PELAYANAN PRIMA

DI RUMKIT TK II PUTRI HIJAU KESDAM I/BB (UGD, ICU DAN APOTIK)

Oleh : Kol CKM dr. Tjahaya Indra Utama,SpAn

PENDAHULUAN

Unit Gawat Darurat (UGD), Intensive Care Unit (ICU) dan Apotik adalah bagian terdepan dan sangat berperan di Rumah Sakit, baik buruknya pelayanan bagian ini akan memberi kesan secara menyeluruh terhadap pelayanan rumah sakit.

Pelayanan Prima adalah pelayanan yang profesional, cepat, bersih, ramah dan "Gratis". Pelayanan yang memberi kepuasan dan kesembuhan bagi pasien, terutama terhadap prajurit, PNS dan keluarganya. Pasien (Prajurit, PNS dan keluarganya) tidak perlu mengeluarkan biaya untuk memproleh pelayanan kesehatan, selesai berobat tidak ada prajurit yang bawa resep, tapi bawa obat pulang ke rumah.

Ads here...