User login

Counter

  • Site Counter: 133,424
  • Unique Visitor: 5,575
  • Registered Users: 85
  • Unregistered Users: 2
  • Server IP: 192.168.1.3
  • Your IP: 38.107.191.95
  • Since: 2010-06-27 07:44:15
  • Visitors:
  • Today: 176
    This week: 3361
    This month: 2626
    This year: 128516

Medical Record

REKAM MEDIS, CATATAN YANG SERING DILUPAKAN

OLEH

KOLONEL CKM

dr KURTIYONO IRDITKESAD

 

          Pembangunan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kenyamanan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap warga negara dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum sebagaimana yang diamanatkan di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

          Dokter dan dokter gigi sebagai salah satu komponen utama pemberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat mempunyai peranan yang sangat penting karena terkait langsung dengan, mutu pelayanan. Penyelenggaraan upaya kesehatan harus dilakukan oleh dokter dan dokter gigi yang memiliki etik dan moral tinggi, keadilan dan kewenangan yang secara terus menerus harus ditingkatkan. Salah satu unsur utama dalam sistem pelayanan kesehatan yang prima adalah tersedianya pelayanan medis oleh dokter dan dokter gigi dengan kualitasnya yang terpelihara sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Dalam penyelenggaraan praktik kedokteran, setiap dokter dan dokter gigi wajib mengacu pada standar, pedoman dan prosedur yang berlaku sehingga masyarakat mendapat pelayanan medis secara profesional dan aman.

Gerak Jalan Santai

 GERAK JALAN SANTAI

DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT KE-64

KESEHATAN ANGKATAN DARAT

 

 

 

 Pelepasan Gerak Jalan Santai oleh Dirkesad

     Dalam rangka memperingati HUT KE-64 Kesehatan Angkatan Darat, pada hari minggu 18 Oktober 2009, di laksanakan Gerak Jalan Santai dimana Start dan Finis bertempat di Maditkesad, dimana Dirkesad secara langsung melepas peserta gerak jalan.

POR KESAD

PELAKSANAAN PEKAN OLAH RAGA DALAM RANGKA

HUT KESAD KE-64

 

 

 

     Dalam rangka memeriahkan ulang tahun Kesehatan TNI Angkatan Darat, Direktorat Kesehatan melaksanakan Pekan Olah Raga yang mempertandingkan beberapa cabang olah raga meliputi, Olah raga umum, Olah raga militer dan Lomba personil teladan, yang dilaksanakan mulai Tgl 6 Oktober 2009 sampai dengan 16 Oktober 2009. 

 

Reformasi Birokrasi

 

 

OLEH :
KOLONEL CKM dr KURTIYONO
IRDITKESAD
 
 
          Reformasi birokrasi pada hakikatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek sebagai berikut :
  1. Kelembagaan (organisasi)
  2. Ketatalaksanaan (business process)
  3. Sumber daya manusia aparatur
          Berbagai permasalahan/hambatan yang mengakibatkan sistem penyelenggaraan pemerintah tidak berjalan atau diperkirakan tidak akan berjalan dengan baik dan harus ditata ulang atau diperbaharui. Reformasi birokrasi dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dengan kata lain, reformasi birokrasi adalah langkah strategis untuk membangun aparatur negara agar lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam mengemban tugas umum pemerintah dan pembangunan nasional. Selain itu dengan sangat pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi serta perubahan lingkungan strategis menuntut birokrasi pemerintahan untuk direformasi dan disesalkan dengan dinamika tuntutan masyarakat. Oleh karena itu harus segera diambil langkah-langkah yang bersifat mendasar, komprehensif. Dan sistemik,sehingga tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan efektif dan efisien dan dilakukan proses pembaharuan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
 

Monumen Kesehatan

SEJARAH KESEHATAN YANG MULAI TERLUPAKAN :
MONUMEN KESEHATAN ANGKATAN DARAT
DI DESA CIGUGUR KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN
PROPINSI JAWA BARAT
 
Oleh :
Mayor Ckm Dr. Purwo Setyanto, Sp.B
WAKIL KOMANDAN DENKESYAH 03.04.03 CIREBON
KESDAM III / SILIWANGI

 
 

          Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa – jasa pahlawannya. Jangan meninggalkan sejarah. Banyak sekali pepatah juga ungkapan – ungkapan yang menyadarkan kita akan pentingnya mengenal, mempelajari, menghormati serta mengamalkan apa – apa yang telah terjadi di masa lampau. Tidak hanya untuk dikenang saja tetapi kita harus mampu mengambil sari pati hikmah yang terkandung di dalamnya, serta menjadikan pelajaran berharga untuk pengabdian kita di masa yang akan datang. Salah satu nilai sejarah khususnya sejarah perjuangan kesehatan yang terdapat di wilayah Cirebon Jawa Barat adalah Monumen Kesehatan Angkatan Darat yang terletak di Desa Cigugur Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat.
 

CFR

COMBAT FIRST RESPONDER (CFR)
NCO LEADER DEVELOPMENT
RUMKIT TK.II DUSTIRA CIMAHI BANDUNG
 
 
          Combat First Responder (CFR) – NCO Devolepment Leader adalah sarana pelatihan bagi militer di jajaran TNI AD, AL dan AU yang merupakan program pelatihan yang diselenggarakan oleh Puskes Mabes TNI bekerjasama dengan USPACOM (USIBDD) bidang operasi dengan tujuan untuk melatih para prajurit TNI AD, AL dan AU agar menjadi prajurit terlatih dibidang kesehatan militer di daerah operasi dalam memberikan pertolongan yang cepat & tepat bagi korban.
 

Dari kiri : Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Heridadi, MSc, Kaunit Baktikes Piskes TNI Kolone Laut (K) Drs. Heri Priatna, SStFT, SKM, MM, Wakarumkit Dustira  Letkol Ckm dr. Dannurrendra, SpB, Karumkit Dustira Letkol Ckm dr. Sutrisno, MARS

Partisipasi

PARTISIPASI DENKESYAH 03.04.03 CIREBON
DALAM PEMBINAAN GENERASI MUDA
MELALUI PALANG MERAH REMAJA

 
 
Oleh :
Mayor Ckm Dr. Purwo Setyanto, Sp.B
WAKIL KOMANDAN DENKESYAH 03.04.03 CIREBON
KESDAM III / SILIWANGI
 
 
 
           Generasi muda adalah pemimpin bangsa di masa yang akan datang, ditangan pemuda atau generasi muda inilah masa depan bangsa ini ditentukan. Apa yang kita lakukan pada generasi muda ini sangat menentukan akan jadi apa mereka di masa mendatang. Mengingat begitu pentingnya peranan pembinaan generasi muda inilah maka Denkesyah 03.04.03 Cirebon Kesdam III/SLW ikut berpartisipasi dalam pembinaan generasi muda melalui gerakan Palang Merah Remaja (PMR) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Cirebon. Kegiatan dilaksanakan dengan terlibat aktif dalam Pendidikan dan Pelatihan Pembina PMR – Mula Angkatan III PMI Kota Cirebon pada tanggal 6 – 9 Agustus 2009 bertempat di Markas Cabang PMI Kota Cirebon Jawa Barat.
 

Mayor Dr. Purwo Setyanto, Sp.B menyampaikan materi BHD

Penilaian Akreditasi

PENILAIAN AKREDITASI
OLEH KOMISI AKREDITASI RUMAH SAKIT DEPARTEMEN KESEHATAN
DI RUMAH SAKIT Tk.III CIREMAI DENKESYAH 03.04.03 CIREBON
KESDAM III/SILIWANGI
Oleh :

Mayor Ckm Dr. Purwo Setyanto, Sp.B
WAKIL KOMANDAN DENKESYAH 03.04.03 CIREBON
KESDAM III / SILIWANGI

 
 
          Program akreditasi adalah instrument yang valid untuk mengetahui sejauh mana pelayanan di rumah sakit tersebut memenuhi standar yang berlaku secara nasional sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Untuk mengetahui apakah RS Tk. III Ciremai telah menjalankan persyaratan – persyaratan akreditasi atau belum maka dilakukan penilaian oleh Tim Penilai dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 13 – 15 Agustus 2009.
 

Arahan Kakesdam III/SLW Kol. Ckm Dr. Daniel Tjen, Sp.S kepada seluruh personel akreditasi sebelum penilaian oleh Tim KARS

Manfaat Akreditasi

MANFAAT AKREDITASI RUMAH SAKIT

Oleh:

Mayor Ckm Dr. Purwo Setyanto, Sp.B

WAKIL KOMANDAN DENKESYAH 03.04.03 CIREBON KESDAM III / SILIWANGI

 

          Akreditasi Rumah Sakit di Indonesia adalah suatu program yang dilaksanakan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), sebuah badan yang dibentuk oleh Depatemen Kesehatan Republik Indonesia untuk menyusun standar akreditasi, melakukan proses akreditasi dan memberikan sertifikat kepada rumah sakit – rumah sakit yang telah memenuhi persyaratan standar akreditasi yang disusun oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dalam melaksanakan tugasnya menganut sistem standar terbuka. Artinya, persyaratan-persyaratan mutu rumah sakit dapat diketahui oleh semua orang dan dapat diterapkan pada semua rumah sakit, akan tetapi hanya KARS yang dapat memberikan sertifikat akreditasi.

Gratiffikasi

GRATIFIKASI
 
OLEH :
 
KOLONEL CKM dr KURTIYONO
IRDITKESAD
 
 
          Pada masa sekarang ini praktik korupsi mengalami perkembangan dan metamorfosis yang sangat pesat dengan munculnya praktik-praktik baru yang berusaha memanfaatkan celah atau kelemahan berbagai peraturan perundang-undangan yang ada dan didukung dengan kemajuan teknologi yang luar biasa cepat.
          Salah satu contoh adalah pemberian sesuatu/hadiah yang seringkali kita anggap hanyalah sebagai suatu ucapan terima kasih atau ucapan selamat kepada seorang pejabat. Tapi bagaimana jika pemberian itu berasal dari seseorang yang memiliki kepentingan terhadap keputusan atau kebijakan pejabat tersebut?, Dan bagaimana jika nilai dari pemberian hadiah tersebut diatas nilai kewajaran?

Ads here...