UTP/UTJ RS CIREMAI CIREBON

PELAKSANAAN UJIAN TERAMPIL PERORANGAN DAN UJI TERAMPIL JABATAN
DI DENKESYAH 03.04.03 CIREBON KESDAM III / SILIWANGI

 
Oleh :
 
Mayor Ckm Dr. Purwo Setyanto, Sp.B
RS CIREMAI – DENKESYAH CIREBON

 
 
          Kemampuan dan keterampilan perorangan yang dimiliki oleh seorang prajurit kesehatan sangat berpengaruh terhadap tugas Kesehatan TNI AD dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan dan dukungan kesehatan kepada personel dan satuan TNI AD serta TNI pada umumnya. Kemampuan dan keterampilan perorangan senantiasa harus dibina dan ditingkatkan, agar setiap saat mempunyai kondisi yang optimal untuk melaksanakan tugas pokok sesuai dengan fungsi, pangkat dan jabatan. Untuk itulah maka di lingkungan Denkesyah 03.04.03 Cirebon Kesdam III/SLW dilaksanakan UTP dan UTJ pada tanggal 24 dan 25 Maret 2009 di Madenkesyah 03.04.03 Cirebon.
 

Penyematan pita latihan oleh Dandenkesyah 03.04.03 Cirebon Letkol Ckm Dr. Gunawan Irianto, MARS

 
          Pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Surat Telegram Kakesdam III/SLW tentang perintah untuk melaksanakan UTP/UTJ TA.2009, juga berdasar pada Program Kerja dan Anggaran Denkesyah 03.04.03 Cirebon. Penanggung Jawab pelatihan UTP/UTJ adalah Kakesdam III/SLW sedangkan Komandan Latihan adalah Dandenkesyah 03.04.03 Cirebon Letkol Ckm Dr. Gunawan Irianto, MARS.
 

Uji Terampil Perorangan pada korban tembak dada kanan

Adapun tujuan kegiatan UTP/UTJ ini adalah :
  1. Untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan perorangan Bintara dan Tamtama Prajurit Denkesyah 03.04.03 Cirebon.
  2. Untuk menguji kemampuan dan keterampilan perorangan maupun kelompok sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya di bidang masing – masing.
  3. Sebagai bahan evaluasi dan penilaian Dansat, juga untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan latihan di masa yang akan datang.
 
          Sasaran kegiatan UTP / UTJ ini adalah tercapainya kemahiran dan keterampilan prajurit Denkesyah 03.04.03 Cirebon Kesdam III/SLW sehingga tercipta suatu kerja sama yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas-tugas bantuan dalam pelaksanaan operasi. Pelatihan teknis UTP/UTJ menggunakan metode teori dan praktek (gabungan) dengan satu pihak dikendalikan. 
 
          Uji Terampil Perorangan (UTP) adalah merupakan sarana pengujian yang dapat digunakan untuk menilai kualitas personel, sedangkan Uji Terampil Jabatan (UTJ) merupakan perangkat untuk menguji kemampuan prajurit yang menduduki jabatan tertentu dalam rangka mengelola satuannya. Suatu satuan tidak akan mempunyai kesiapan yang baik jika personelnya tidak mempunyai kemampuan yang baik. Seorang prajurit tidak mempunyai kemampuan yang baik jika hasil UTP/UTJ nya tidak baik. Dengan demikian pengetahuan dan keterampilan dalam setiap prajurit akan membawa pengaruh pada kesiapan satuan. Filosofi latihan yang berbunyi ”Apa yang dilaksanakan itulah yang dilatihkan dan apa yang dilatihkan itulah yang diujikan” mendasari pelaksanaan pelatihan ini.
 
 

Evaluasi penanganan korban oleh Penguji

          Materi latihan meliputi materi miiter umum dan pengetahuan kecabangan kesehatan yang terdiri dari materi Uji Terampil Jabatan dan Uji Terampil Perorangan.
 
Materi Militer Umum berupa :
  1. Menunjukkan tanda-tanda peta
  2. Membuat Peta Jarak
  3. Melaksanakan tugas caraka
  4. Menetukan kedudukan di medan dengan menggunakan tanda-tanda peta
  5. Orientasi peta dengan menggunakan kompas
  6. menentukan kedudukan dengan interseksi
Materi Uji Terampil Jabatan meliputi :
  1. Kelompok karier 128 Perawatan Kesehatan, yang meliputi Ta Keslap, Perawatan Keslap, Perawatan Gigi, Kesehatan Preventif, Kesehatan Jiwa, Minwatkes dan Batiwatkes.
  2. Kelompok karier Penunjang Perawatan Kesehatan, meliputi Teknis Alkes Radiasi, Teknis Alkes non Radiasi, Labkes,Produk Matkes, Administrasi Jangwatkes dan Bati Jangwat.
Materi Uji Terampil Perorangan meliputi :
  1. Menolong korban luka tembak paha disertai patah tulang terbuka
  2. Menolong korban tenggelam
  3. Menolong korban luka tembak pada dada kanan dengan gangguan pernafasan
  4. Menolong korban luka tembak dada kanan disertai shock dan gangguan pernafasan
  5. Menolong korban luka tembak dada kanan tidak tembus disertai open pneumotoraks
  6. Menolong korban luka tembak dada kanan tidak tembus disertai pneumotoraks.

Pengarahan Dandenkesyah kepada peserta latihan UTP/UTJ

          Untuk mencapai kemampuan yang diinginkan perlu adanya kegiatan latihan, perangkat kendali latihan dan alat evaluasi hasil latihan. Dengan menggunakan sistem Uji Terampil Perorangan sebagai alat evaluasi dan pencatatan hasil latihan diharapkan dapat diketahui secara pasti kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh prajurit kesehatan sehingga hasil tersebut dapat dimanfaatkan untuk tujuan pembinaan dan penggunaan. Kesulitan yang mungkin terjadi di dalam menguji kemampuan perorangan adalah menjamin obyektifitas, validitas, penentuan kriteria, penentuan materi penilaian dan cara penguji yang tepat.   

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG SALAM UNTUK KELUARGA