Sarasehan Dan Ziarah

SARESEHAN DAN ZIARAH TAMAN MAKAM PAHLAWAN
DALAM RANGKA HUT KE – 64 KESEHATAN ANGKATAN DARAT
DI DENKESYAH 03.04.03 CIREBON
 
 
Oleh :

Letkol Ckm Dr. Purwo Setyanto, Sp.B
WAKIL KOMANDAN DENKESYAH 03.04.03 CIREBON
KESDAM III / SILIWANGI
 
 
 
 
            Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa – jasa pahlawannya. Jangan melupakan sejarah. Banyak kiasan dan kata – kata bijak yang menuntun kita untuk senantiasa mau menggali sejarah dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang sehingga kita dapat berdiri tegar seperti sekarang ini. Semangat inilah yang menjiwai kegiatan Saresehan dan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kesenden Cirebon tanggal 22 Oktober 2009.
 
Peletakan karangan bunga oleh Karumkit Tk. III Ciremai Cirebon
           Kegiatan dimulai dengan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kesenden Cirebon yang dipimpin oleh Kepala Rumah Sakit Tk. III Ciremai Letkol Ckm Dr. Tjatur Winarsanto, Sp.PD. Ziarah ini diikuti oleh para Perwira, Bintara, Tamtama, Pegawai Negeri Sipil serta ibu – ibu Persit Kartika Candra Kirana. Rangkaian acara dimulai dengan Penghormatan kepada Arwah pahlawan, Peletakan Karangan Bunga oleh Karumkit Tk. III Ciremai, kemudian diikuti dengan penaburan bunga ke makam Pahlawan khususnya Kesehatan yang jumlahnya ada 4 (empat) makam pahlawan kesehatan yang disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Kesenden Cirebon.
 
Karumkit Ciremai didampingi Wadan Denkesyah Cirebon menaburkan bunga ke salah satu makam pahlawan kesehatan   
           Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan Sarasehan yang dilaksanakan di Gedung Instalasi Pendidikan dan Latihan Rumah Sakit Ciremai Cirebon. Saresehan ini merupakan saresehan yang pertama kali dilaksanakan di Denkesyah 03.04.03 Cirebon sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke – 64 Kesehatan Angkatan Darat. Saresehan diikuti oleh oleh para Perwira, Bintara, Tamtama, Pegawai Negeri Sipil, Tenaga Bantuan Sukarela RS Ciremai juga ibu – ibu Persit Kartika Chandra Kirana. Yang istimewa dalam saresehan ini adalah hadirnya perwakilan Persatuan Purnawirawan Kesehatan (Purwakes) dan perwakilan personel kesehatan yang bertugas di Pos Kesehatan di Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kuningan, Indramayu, Majalengka serta perwakilan kesehatan yang berugas di Batalyon Arhanudse-14 dan Batalyon Infanteri 321.
Suasana peserta saresehan HUT ke-64 Kesehatan Angkatan Darat
           Kegiatan saresehan dikemas dalam acara yang simple dan sedehana, ini dapat dilihat dari sajian yang dihidangkan sangatlah sederhana yaitu secangkir teh atau kopi yang dilengkapi dengan makanan ringan berupa kacang dan pisang rebus, dan jalannya acara pun dirancang mengalir simple tanpa protokoler yang kaku. Saresehan ini pun tidak ubahnya sebagai tempat jumpa dan obat kangen para pelaku sejarah dengan para generasi penerus yang saat ini sedang bertugas.
 
           Acara saresehan dibuka dengan ucapan selamat datang yang disampaikan oleh Wakil Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah 03.04.03 Ciremai Letkol Ckm dr. Purwo Setyanto, Sp.B yang mewakili Dandenkes Letkol Ckm dr. Gunawan Irianto, MARS yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan ibadah haji. Kemudian dilanjutkan sepatah kata dari pelaku sejarah yang disampaikan ileh perwakilan Purwakes. Dalam kesempatan ini Purwakes menyampaikan penghargaan setinggi – tingginya kepada jajaran Denkesyah Cirebon atas terselenggaranya kegiatan saresehan yang baru pertama kali ini dilaksanakan. Saresehan dapat dipergunakan sebagai sarana komunikasi antar generasi, makin menggali sejarah serta lebih memahami keadaan – keadaan yang terjadi di masa lalu yang dapat dijadikan pelajaran generasi saat ini.
 
Bedah Buku Sejarah Denkesyah Cirebon yang dipandu oleh Letkol Ckm dr. Purwo Setyanto, Sp.B
           Dalam kesempatan saresehan ini juga disajikan acara Bedah Buku Sejarah Terbentuknya Denkesyah Cirebon dan Rumah Sakit Ciremai Cirebon yang disampaikan oleh Letkol Ckm dr. Purwo Setyanto, Sp.B. Sejarah satuan ini sengaja dihimpun dalam satu buku supaya nilai – nilai sejarah dan nilai – nilai luhur yang terkandung didalamnya tidak mudah lenyap begitu saja hanya karena kita kurang begitu perhatian dengan hal – hal yang berbau sejarah karena hanya dianggap usang. Tidak mudah menelusuri kembali sejarah yang ada, diperlukan tenaga dan waktu guna merangkai kembali potongan – potongan sejarah yang sempat berserakan entah dimana ujung pangkalnya. Untuk merangkaikan kembali potongan sejarah ini diperlukan penelusuran ke pelaku - pelaku sejarah yang saat ini masih hidup. Yang lebih penting lagi adalah menemukan kembali bukti – bukti tertulis sejarah yang terjadi. Alhamdulillah, dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa serta bantuan semua pihak akhirnya Denkesyah Cirebon dapat mengumpulkan bukti – bukti sejarah yang termaktub dalam sebuah buku.
 
Sepatah kata dari pelaku sejarah
           Dalam kesempatan saresehan ini juga disampaikan berita gembira dengan telah selesainya pemugaran Monumen Kesehatan Angkatan Darat di desa Cigugur, Kuningan Jawa Barat. Pemugaran ini merupakan prakarsa Dandenkesyah Cirebon Letkol Ckm dr. Gunawan Irianto, MARS guna mengingatkan kembali pada generasi sekarang bahwa di wilayah Cirebon penuh dengan peristiwa heroic khususnya bagi korps kesehatan dalam memberikan Dukungan Kesehatan di medan tempur pada saat – saat awal berdinya Negara ini.
 
           Tidak lupa dalam saresehan ini juga ada forum tanya jawab yang semakin memperdalam pemahaman sejarah yang mungkin belum terdapat dalam buku sejarah yang telah disajikan. Yang cukup mengejutkan dalam Tanya jawab ini adalah kenyataan bahwa keberadaan Monumen Kesehatan Angkatan Darat yang merupakan satu – satunya di Indonesia ini pernah dipertanyakan keberadaanya. Sekitar tahun 2005, pernah ada rencana untuk merubuhkan monument ini karena terkesan tidak ada yang mengurus serta tanah dimana monument berada memang bukan milik TNI melainkan hanya mendapat ijin dari Bupati Kuningan. Ini menjadi tantangan tersendir bagi kita saat ini yang telah menikmati lezatnya kemerdekaan, terutama tantangan bagaimana mempertahankan keberadaan monument di masa – masa yang akan datang serta mengupayakan pengembangan monument yang akan datang sehingga menjadi sesuatu yang lebih menarik.
 
Foto bersama Karumkit, Wadan Denkesyah dan peserta saresehan
 
 
 

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG SALAM UNTUK KELUARGA