Penilaian Akreditasi

PENILAIAN AKREDITASI
OLEH KOMISI AKREDITASI RUMAH SAKIT DEPARTEMEN KESEHATAN
DI RUMAH SAKIT Tk.III CIREMAI DENKESYAH 03.04.03 CIREBON
KESDAM III/SILIWANGI
Oleh :

Mayor Ckm Dr. Purwo Setyanto, Sp.B
WAKIL KOMANDAN DENKESYAH 03.04.03 CIREBON
KESDAM III / SILIWANGI

 
 
          Program akreditasi adalah instrument yang valid untuk mengetahui sejauh mana pelayanan di rumah sakit tersebut memenuhi standar yang berlaku secara nasional sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Untuk mengetahui apakah RS Tk. III Ciremai telah menjalankan persyaratan – persyaratan akreditasi atau belum maka dilakukan penilaian oleh Tim Penilai dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 13 – 15 Agustus 2009.
 

Arahan Kakesdam III/SLW Kol. Ckm Dr. Daniel Tjen, Sp.S kepada seluruh personel akreditasi sebelum penilaian oleh Tim KARS

 
          Tim KARS Depkes terdiri dari 3 (tiga) penilai yang diketuai oleh Dr. Kurniawati, LH Lik beserta Dr. Danial M. Hadibrata, Sp.PK dan Tati Herawati, Skep Ners. Pelaksanaan penilaian juga didampingi oleh Tim dari Dephan yaitu Kolonel Ckm Slamet Prihadi, SKM, MARS. Tim KARS dan Dephan ini langsung diterima oleh Kakesdam III/SLW Kolonel Ckm Dr. Daniel Tjen, Sp.S yang didampingi oleh Komandan Denkesyah 03.04.03 Cirebon Letkol Ckm Dr. Gunawan Irianto, MARS dan Karumkit Tk.III Ciremai Cirebon Letkol Ckm Dr. Tjatur Winarsanto, Sp.PD.
 

 Dr. Danial M. Hadibrata, Sp.PK sedang menilai Pokja Pelayanan Medik yang dipimpin oleh Mayor Ckm Dr. Purwo Setyanto, Sp.B

          Sebelum pelaksanaan penialaian, diadakan pertemuan pendahuluan yang dihadiri oleh seluruh Tim Penilai dari KARS Depkes RI dan pendamping dari Dephan, Kakesdam III/SLW, Dandenkes 03.04.03 Cirebon, Karumkit Tk. III Ciremai beserta seluruh personel rumah sakit yang terlibat langsung dalam program akreditasi yang terbagi dalam 5 Kelompo Kerja (Pokja) bertempat di Ruang Pertemuan Komite Medik RS Tk.III Ciremai.
          Dalam sambutannya, Kakesdam III/SLW Kolonel Ckm Dr. Daniel Tjen, Sp.S, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tim KARS Depkes dan dari Dephan di RS Tk. III Ciremai Cirebon. Beliau juga menyampaikan komitmen pimpinan Kesehatan Angkatan Darat agar semua Rumah Sakit di jajaran Kesad dapat terakreditasi. Dengan penilaian akreditasi bukan akhir dari seluruh upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan, tetapi justru sebagai awal bagi seluruh personel rumah sakit untuk bekerja lebih baik dan lebih cepat dalam memberikan pelayanan kesehat. Akreditasi bagi rumah sakit adalah bentuk pertanggungjawaban (accountability) dan perlindungan kepada masyarakat sebagai pengguna jasa rumah sakit.
          Kakesdam juga menyampaikan ucapan terima kasih serta perasaan bangga atas kesempatan penilaian akreditasi di RS Tk.III Ciremai, karena program akreditasi tidaklah mudah dan tidak semua rumah sakit mempunyai kesempatan untuk dinilai. Pada kesempatan ini Kakesdam juga memberi arahan dan dukungan moril bagi seluruh personel yang langsung terlibat dalam penilaian akreditasi. Pengalaman Kakesdam waktu beliau menjabat Karumkit Tk.IV Salak Bogor yang juga melaksanakan penilaian akreditasi sekitar tahun 2001 sangat memotivasi anggota RS Ciremai yang terlihat agak tegang dalam penilaian. Pengalaman Kakesdam dalam akreditasi RS Salak antara lain dengan menunjukkan kerja sama team yang solid dengan saling bekerja sama dalam memberikan jawaban atau permintaan dokumen dari Tim Penilai, layani langsung apa yang diminta oleh Tim, jangan menunda – nunda pekerjaan serta berikan respon secepat mungkit dalam menyelesaikan permasalahan.

Dr. Kurniawati sedang menilai Pokja Admin dan Manajemen yang dipimpin oleh Kapten Ckm Nur Komar

          Dr. Kurniawati, selaku Ketua Tim Penilai KARS, dalam kata sambutannya menyampaikan terima kasihnya atas sambutan yang hangat dan ramah dari tuan rumah, serta kagum dengan kesan pertama saat memasuki lingkungan rumah sakit yang langsung disambut dengan senyuman setiap petugas yang dijumpai serta kebersihan dan kerapihan lingkungan rumah sakit, ini modal yang berharga guna peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Beliau juga mengharapkan partisipasi seluruh personel yang terlibat dapat hadir saat penilaian, juga jangan terlalu stress dalam menjawab pertanyaan – pertanyaan yang akan diajukan. Beliau juga minta maaf kalau sekiranya diperlukan akan mengobok – obok dokumen – dokumen rumah sakit guna memenuhi persyaratan - persyaratan yang ditentukan.
          Dalam kesempatan selanjutnya Kolonel Ckm Slamet Prihadi, SKM MARS selaku pendamping dari Dephan menyampaian bahwa dari sekitar 200 rumah sakit di jajaran Dephan dan TNI, yang telah terakreditasi hanya kurang dari 10% saja, untuk itu program yang akan datang akan terus memacu agar seluruh rumah sakit Dephan dan TNI dapat terakreditasi. Program akreditasi di RS Ciremai sudah dilaksanakan untuk yang kedua kalinya, untuk itulah sangat duharapkan agar rumah sakit ini dapat lebih maju dan dijadikan pilot project bagi rumah sakit TNI yang lain untuk program akreditasi. Untuk itulah beliau berharap agar seluruh file – file saat ini disimpan dengan baik, sehingga dapat terus dilanjutkan pada masa yang akan datang. Dephan akan terus memantau rumah sakit yang sudah terakreditasi secara periodik setiap 6 bulan. Diharapkan program akreditasi terus berjalan sehingga dapat ditingkatkan dari 5 pelayanan menjadi 12 pelayanan untuk diakreditasi pada masa yang akan datang.
 

Penilaian langsung seluruh fasilitas rumah sakit yang didampingi oleh Karumkit Ciremai Letkol Ckm Dr. Tjatur Winarsanto, Sp.PD

          Penilaian dilaksanakan dengan pemeriksaan seluruh dokumen yang dipersyaratkan juga penilaian langsung di lapangan dengan meninjau langsung tempat – tempat yang diinginkan penilai seperti UGD, Ruang Rekam Medik, Ruang Perawatan dan lain – lain. Masing – masing penilai langsung bertemu dengan kelompok kerja yang sesuai. Dr. Danial M. Hadibrata, Sp.PK menilai Kelompok Kerja Pelayanan Medik yang dipimpin oleh Mayor Ckm Dr. Purwo Setyanto, Sp.B dan Kelompok Kerja Unit Gawat Darurat yang dipimpin oleh Dr. Irwan bertempat di Ruang Pertemuan Komite Medik RS Tk.III Ciremai. Dr. Kurniawati menilai Kelompok Kerja Administrasi dan Manajemen yang dipimpin Kapten Nur Komar dan Kelompok Kerja Rekam Medik yang dipimpin oleh Bpk. Wawan bertempat di Pav. Wira. Ny. Tati Herawati, Skep, Ners, menilai Kelompok Kerja Keperawatan yang dipimpin oleh Heni, Skep Ners bertempat di Ruang Instaldik.
          Penilaian dokumen dilaksanakan secara terperinci sesuai dengan cara penilaian yang sesuai dengan yang tercantum dalam buku pedoman yang dikeluarkan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Data obyektif secara cermat diteliti oleh penilai. Disinilah diperlukan kerja sama tim dalam kelompok kerja yang bersangkutan untuk mampu menyajikan data dan dokumen seperti yang dikehendaki Tim Penilai. Ada kalanya satu dokumen dipakai lebih dari satu parameter atau ada di standar lain atau bahkan bisa lintas kelompok kerja yang memang saling terkait. Walaupun sudah dipersiapkan secermat mungkin namun ada saja yang dirasa kurang saat ditanya oleh penilai. Belum lagi dokumen atau data penunjang yang belum sepat dibuat, tentu harus dikerjakan saat itu juga untuk menambahkan dokumen tersebut sehingga diharapkan dapat memperbaiki penilaian.
 

Foto bersama Tim Penilai KARS dengan Dandenkes, Karumkit serta seluruh personel akreditasi RS Ciremai

 
          Pada Exit Conference yang dilaksanakan di akhir penilaian, masing - masing Penilai KARS menyampaikan evaluasi akhir masing – masing Kelompok kerja. Secara keseluruhan, Tim Penilai KARS merasa puas dengan penilaiannya, nilainya jauh lebih baik dari bimbingan yang terakhir dilaksanakan, namun sayang belum bisa dikeluarkan hasil akhir penilaian, karena semua nilai – nilai yang diperoleh harus terlebih dahulu disampaikan ke Komisi Akreditasi Rumah Sakit, sehingga hasil akhirnya baru bisa diketahui beberapa waktu setelah penilaian ini. Tim sangat berharap agar program akreditasi terus dijalankan serta ditingkatkan pada masa yang akan datang. Akreditasi jangan dirasakan sebagai beban, malah diharapkan dijadikan pendorong untuk dapat meningkatkan mutu pelayan serta memberikan perlindungan kepada semua petugas rumah sakit seperti dengan pembuatan Stantar Prosedur Operasional (SPO) yang makin hari makin disempurnakan.
 
 
 
 
 
 

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG SALAM UNTUK KELUARGA