User login
Counter
- Site Counter: 133,422
- Unique Visitor: 5,573
- Registered Users: 85
- Unregistered Users: 2
- Server IP: 192.168.1.3
- Your IP: 38.107.191.98
- Since: 2010-06-27 07:44:15
- Visitors: Today: 174
This week: 3359
This month: 2624
This year: 128514
Ambulans Satgas
AMBULANS INDONESIA SUDAH “SEHAT” KEMBALI
Tim Inspeksi PBB Brigade Notrh Kivu yang berkedudukan di Goma dengan suratnya tertanggal 28 Pebruari 2008 menyatakan bahwa Ambulance Defender 4 x 4 milik Kontingen Indonesia yang berada di Beni dinyatakan “Servisable”. Hal ini berarti Ambulance Indonesia sudah layak beroperasi lagi setelah hampir 2 (dua) tahun “terlelap” dalam tidur panjangnya. Penilaian layak beroperasi ini berdasarkan pemeriksaan yang dilaksanakan sebelumnya yaitu pada tanggal 15 dan 16 Pebruari 2008 oleh Tim Pemeriksa PBB yang dipimpin oleh Mrs. Don Too (Filipina) serta Mrs. Pitaloga (Uruguay).

Tim Mekanik Tugas Garuda XX-E/MONUC Kongo telah berupaya keras tanpa mengenal lelah untuk mengadakan perbaikan total terhadap Ambulance NO UN – 14008 yang telah hampir 2 (dua) tahun tidak dapat diopresionalkan. Perbaikan ini dipacu mengingat sangat pentingnya fungsi Ambulans dalam memberikan Dukungan Kesehatan terhadap pelaksanaan Operasi Pemeliharaan Perdamaian PBB di Kongo khususnya bagi personil Satgas Garuda XX-E/MONUC.
Sejak tiba di daerah misi di Kota Beni pada tanggal 5 Oktober 2007, Komandan Satgas Garuda XX-E/MONUC Letkol CZI T. Yoga Pranoto telah memprioritaskan perbaikan Ambulans Indonesia, disamping banyak juga perbaikan-perbaikan alat – alat berat Zeni seperti Gradder, Exavator, Dump Truck dan lain-lain yang memang sudah berusia tua dan telah dipergunakan untuk pekerjaan di Kongo sejak Satgas Garuda XX-A/MONUC tahun 2003 yang lalu.
Dari Tim mekanik kami peroleh informasi bahwa kerusakan pada Ambulance ini sangat parah sehingga diperlukan waktu hampir 5 bulan dengan membongkar serta menurunkan mesin mobil Ambulance. Kerusakan ini meliputi Blok mesin, Piston & Ring Piston, metal jalan dan metal duduk, Packing set bocor, Turbo mampet, Kepala klep in – out, Nozzle 2 biji, Elektrik yang meliputi Relay dan Flyiser, radio komunikasi, sirine, body, pintu, ban cadangan & pelg. Adapun perbaikan yang dilakukan meliputi mengganti spare part seperti blok mesin baru yang dibawa dari Indonesia, pengadaan spare part baru yang harus dibeli ke luar kota Beni bahkan sampai ke negara Uganda karena minimnya toko peralatan mobil di kota kecil Beni ini, serta langkah “kanibal” dari kendaraan lain yang sekiranya bias dimanfaatkan untuk mesin Ambulans. Tim Mekanik terdiri dari Pelda Wasito, Pelda Dwi Joko, Sertu I Nyoman Suartana, Serda Gideon, Serda Edi Suwanto, Pratu Wijianta dengan Koordinator Lettu Wiwid Wahyu sebagai Pasi Minlog.(Oleh: Mayor CKM Dr. Purwo Setyanto, Sp. B Komandan Tim Kesehatan Satgas Garuda XX-E Kongo 2007)
Ads here...
